Haji Kita: Syarat, Rukun, Wajib Haji

Carter Freeman   May 17, 2017   Comments Off on Haji Kita: Syarat, Rukun, Wajib Haji

hajiMenjalankan ibadah haji tentulah sangat diinginkan oleh setiap orang umat Islam di berbagai dunia, termasuk Indonesia. Untuk memperoleh informasi haji di Indonesia Anda dapat mengunjungi website haji kita. Haji merupakan salah satu rukun Islam. Haji adalah rukun Islam yang kelima setelah membaca syahadat, menunaikan sholat, membayar zakat, dan melakukan puasa di bulan Ramadhan. Ibadah yang satu ini dilakukan dengan berkunjung ke tanah suci Mekkah dan melakukan beberapa kegiatan ibadah yang telah disyariatkan dalam Islam. Ketika akan melakukan haji tentulah harus memenuhi beberapa syarat, yaitu beragama Islam, telah baligh, memiliki akal yang sehat, merdeka (bukan budak, serta mampu melakukan perjalanan menuju baitullah. Dalam berhaji ada 6 hal yang harus dilakukan dan jika salah satu dari hal tersebut tidak dilakukan maka haji tersebut dianggap tidak sah. Keenam hal ini disebut dengan rukun haji. Rukun haji yang pertama adalah ihram, yang kedua wukuf di padang Arafah, yang ketiga melakukan tawaf ibadah, yang keempat Sa’i, yang kelima mencukur rambut, dan yang keenam adalah tertib.

Haji Kita Tentang Wajib Haji

Selain mengenai rukun haji, ada juga yang disebut wajib haji. Baik wajib haji maupun rukun haji jika salah satu perkara dari keduanya tidak dilakukan maka haji yang dilakukan tidak dianggap sah. Perbedaan antara rukun haji dan wajib haji adalah jika salah satu perkara dari wajib haji ditinggalkan maka orang tersebut diwajibkan untuk membayar denda sesuai dengan apa yang telah ditentukan. Ada 6 perkara wajib haji yaitu memulai ihram atau berniat dari miqat, mabit di Muzdalifah, melempar 3 jumrah, mabit di Mina, tawaf wada, serta menjauhi semua larangan serta perbuatan yang tidak diperbolehkan saat melakukan haji. Jika Anda adalah salah satu orang yang akan melaksanakan haji, apa salahnya untuk berkunjung ke website haji kita untuk mengetahui mengenai perkembangan haji di Indonesia.

Selain mengenai wajib dan rukun haji, ada beberapa perkara yang disebut sebagai sunnah haji. Jika salah satu dari perkara tersebut ditinggalkan maka haji masih tetap dianggap sah tanpa membayar denda atau dam. Beberapa sunnah haji adalah masuk ke dalam kabah, melakukan dzikir saat tawaf, melakukan sholat dua rakaat setelah tawaf, membaca tabiyah, serta berdoa setelah membaca tabiyah.  Anda dapat berkunjung ke website haji kita untuk mengetahui bagaimana perkembangan haji di Indonesia.

Related posts: